Sebuah organisasi rahasia bernama The Magnifity. Organisasi ini melakukan eksperimen besar dengan menciptakan kromosom buatan, yang kemudian ditanamkan ke dalam tubuh manusia untuk menciptakan mutan berkekuatan dahsyat
QUEEN SONG Seperti kisah dongeng para putri, Coriane, gadis yang tidak menarik tapi cerdas, bertemu sang pangeran, memesona pria itu dengan kata-kata hingga akhirnya mereka menikah. Saat sang suami, Tiberias, menaiki takhta kerajaan kaum Perak, Coriane pun menjadi ratu. Namun, ada sesuatu di istana. Sesuatu yang tersembunyi, sesuatu yang tidak terlihat, tapi menghantuyi benak sang ratu. Dia ti…
Mare, gadis dari golongan Merah, memiliki kekuatan yang seharusnya hanya dimiliki mereka yang berdarah perak. Bakat itulah yang membawanya masuk ke lingkungan kaum penguasa itu. Namun ternyata banyak pihak yang memusuhinya. Tunangannya sendiri, Maven-pemimpin baru kerajaan Norta- bahkan tak segan mengancam keselamatan nyawa Mare
Kupandangi kedua tanganku, lenganku, mengagumi saat petir menyulut tubuhku. Pakaianku terbakar, gosong oleh panas api, tetapi kulitku tak berubah. Semuanya salah. Aku masih hidup. Ajang Pemilihan Ratu Kaum Perak telah menguak kekuatan luar biasa yang tersembunyi dalam diri Mare. Dia pun dijodohkan dengan pangeran berdarah perak dari Kerajaan Norta. Mungkin kau anggap kisah ini akan berakhir …
Jadilah saksi atas tawanan ini, atas pertanda kemenangan ini! Ini dia Mare Barrow, pemimpin Barisan Merah. Seorang Pembunuh, teroris, musuh besar kerajaan kita. Dan, sekarang, dia berlutut di hadapan kita. Darahnya yang mengucur menjadi bukti akna identitasnya.^ Gadis berkekuatan petir dari Kaum Merah-Mare Barrow-tertangkap saat memberontak dan ditahan dalam sangkar cantik Kerajaan Norta. Maven…
Selalu ada harga yang harus di bayar untuk meraih kemenangan. Bagi Mare Barrow, ini berarti melepaskan Cal yang lebih memilih mahkota dan kekuasaan alih-alih dirinya. Demi kebebasan kaum Merah, demi kesetaraan hidup, Mare terus berjuang meski dirinya di ambang kehancuran total. Perang besar telah mengintai di depan mata. Maven dan obsesinya untuk kembali mendapatkan Mare meski harus membumih…
Tok ... tok ... tok .. Aku tersentak. Siapa itu tengah malam begini? Tidak mau banyak prasangka, aku melanjutkan kegiatan beres-beres, mematikan laptop, dan bergegas tidur. Namun, baru saja aku menaikkan selimut sampai dada terdengar suara lirih. “Teh Amas, Teh Amas, buka pintunya, Eni mau masuk.” Suara ketukan di pintu kembali terdengar. Bukan di pintu kamar atau pintu rumahku, mela…