Buku ini dibuka dengan narasi seorang makelar kopi (Batavus Droogstoppel) yang pikirannya cuma melulu kepada uang. Maka seluruh soal yang tidak mendatangkan uang ia cibir habis-habisan termasuk kesenian. Kepada sepotong sajak yang mengatakan: udara hitam pekat... dan waktu sudah jam empat, misalnya, ia umpat sebagai kebohongan. "Mana mungkin ada udara sudah hitam pekat tepat pada jam empat. Bis…