Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta Harus Memahami Kebudayaannya | Perpustakaan Nailul Hikam MAN 1 Gunungkidul

Text

Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta Harus Memahami Kebudayaannya

Penulis: Rahayu Endang Pujiati

Istilah kebudayaan berasal dari kata dasar budaya sehingga memiliki keterkaitan makna Kebudayaan merupakan hasil dari budaya yaitu hasil kegiatan dan penciptaan batin akal budi manusia seperti kepercayaan kesenian dan adat istiadat Kebudayaan menunjuk kepada berbagai aspek kehidupan meliputi cara cara berlaku kepercayaan kepercayaan dan sikap sikap dan juga hasil dari kegiatan manusia khas untuk suatu masyarakat atau kelompok penduduk tertentu Para ahli budaya lebih banyak mende nisikan kebudayaan daripada budaya Hal ini menunjukkan bahwa hakikat kebudayaan lebih kompleks dibandingkan dengan budaya Gambaran kebudayaan adalah penciptaan yang membentangkan berbagai wilayah kehidupan kita bersama dengan garis garis untuk saling hormat dan mendukung perbedaan yang terus menerus memicu penciptaan Manusia dan kebudayaan tak terpisahkan secara bersama sama menyusun kehidupan Manusia menghimpun diri menjadi satuan sosial budaya menjadi masyarakat Masyarakat manusia melahirkan menciptakan menumbuhkan dan mengembangkan kebudayaan tak ada manusia tanpa kebudayaan dan sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa manusia tak ada masyarakat tanpa kebudayaan tak ada kebudayaan tanpa masyarakat Di antara mahluk mahluk ciptaan Al Khaliq hanya masyarakat manusia yang meniru niru Sang Pencipta Agung merekayasa kebudayaan Kebudayaan adalah reka cipta manusia dalam masyarakatnya Istilah kebudayaan berasal dari kata dasar budaya sehingga memiliki keterkaitan makna. Kebudayaan merupakan hasil dari budaya yaitu hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat. Kebudayaan menunjuk kepada berbagai aspek kehidupan meliputi cara-cara berlaku, kepercayaan-kepercayaan dan sikap-sikap, dan juga hasil dari kegiatan manusia khas untuk suatu masyarakat atau kelompok penduduk tertentu. Para ahli budaya lebih banyak mende?nisikan kebudayaan daripada budaya. Hal ini menunjukkan bahwa hakikat kebudayaan lebih kompleks dibandingkan dengan budaya. Gambaran kebudayaan adalah "penciptaan" yang membentangkan berbagai wilayah kehidupan kita bersama dengan garis-garis untuk saling hormat dan mendukung perbedaan yang terus-menerus memicu penciptaan. Manusia dan kebudayaan tak terpisahkan, secara bersama-sama menyusun kehidupan. Manusia menghimpun diri menjadi satuan sosial budaya, menjadi masyarakat. Masyarakat manusia melahirkan, menciptakan, menumbuhkan, dan mengembangkan kebudayaan: tak ada manusia tanpa kebudayaan, dan sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa manusia; tak ada masyarakat tanpa kebudayaan, tak ada kebudayaan tanpa masyarakat. Di antara mahluk-mahluk ciptaan Al-Khaliq, hanya masyarakat manusia yang meniru-niru Sang Pencipta Agung merekayasa kebudayaan. Kebudayaan adalah reka cipta manusia dalam masyarakatnya.

Ketersediaan

#
Perpustakaan Nailul Hikam (Rak 300 Ilmu Sosial) 306.095 Rah m
2026057
Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
306.095 Rah m
Penerbit
Tangerang : Indocamp.,
Deskripsi Fisik
Ilustrasi: viii + 292 termasuk bibliografi; 20 x 15 cm; soft cover; kertas isi hvs
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-06-0729-5
Klasifikasi
306.095
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
volume
Edisi
Cetakan 1
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data