Dalam buku ini dijelaskan bahwa pada dasarnya semua manusia dilahirkan dalam keadaan beriman kepada Allah Swt., dan ditetapkan sebagai penghuni surga. Karena banyak manusia yang kemudian menuruti hawa nafsunya, hal itu membuat banyak di antara manusia yang tak mampu mempertahankan keimanannya kepada-Nya.
Keras tapi tidak kasar. Demikianlah ciri khas dari kepribadian Ki Hadjar Dewantara yang diakui oleh teman-teman seperjuangannya. Kesetiaannya pada sikap dan idealismenya selalu tergambar jelas dalam setiap tindakan dan kiprahnya. Meskipun secara fisik terlihat ringkih, tapi semangat juangnya menggelora. Pidato-pidatonya yang lantang dan penuh ghirah, menjadi pembangkit persatuan rakyat Indonesi…